//
you're reading...
Artikel & Berita Pendidikan

BAJU MUSLIM

Sama seperti Ramadhan sebelumnya, hampir di setiap sekolah dari tingkat TK sampai SMA, mengadakan program pesantren kilat. Tak ketinggalan TK anak saya (Ramdhan) pun demikian.
Hari kedua masuk sekolah di bulan Ramadlan, anak-anak diharuskan memakai “baju muslim”. Pulang dari sekolah di hari pertama, anakku Ramdhan pun cerita sama ibunya. Malam harinya istriku curhat tentang “baju muslim” Ramdhan yang cuma satu yang masih bisa dipakai. Maksudnya istriku minta anggaran buat beli “baju muslim” baru biar selama ramadlan si Ramdhan g cuma pakai satu baju.
Tanpa banyak berdiskusi Aku langsung saja minta agar esok hari mampir ke pasar buat beli “baju muslim”
Sebenarnya hati saya masih kurang sreg dengan istilah “baju muslim”. Kalau di bulan ramadlan anak-anak disuruh pakai “baju muslim”, apakah hari-hari sebelumnya yang dipakai bukan “baju muslim” alias “baju kafir”?.
Sampai hari ini saya tidak mengenal model baju muslim. Bagi saya baju muslim ya semua baju yang menutup aurat. Memang kebanyakan baju kesukaan saya adalah baju batik berkrah lengan pendek. Batiknya berasal dari budaya jawa/indonesia, krah model baju barat, dan kalau sudah menutup aurat berarti itu masuk kategori “baju muslim”.
sebenarnya saya agak protes kenapa “baju muslim” menjadi monopoli desain baju koko yang notabene desain baju dari negara asia selatan (pakistan, bangladesh dll) dan asia barat (negara2 arab).
Bukan karena apa, kelhatannya protes saya ini terlalu sederhana. akan tetapi pada logika berpikir selanjutnya yang akam mengarah pada simbolisasi kemusliman seseorang dengan hal2 yang terlalu kasat mata. Orang akan menganggap bahwa seseorang sangat muslim ketika pakai baju koko dan berkopyah, padahal tidak tahunya dia adalah pencuri atau koruptor.
Pembiasaan simbolisasi yang ditanam sejak kecil tersebut bisa saja kelak berakibat fatal, kalau tidak dibarengi dengan pengetahuan.

Posted from WordPress for Android

About Jalil

Guru Kimia SMKN 1 Wanayasa Banjarnegara Jawa Tengah Indonesia

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ingat!!!

Author

Mari Berilmu Amaliah & Beramal Ilmiah!

%d blogger menyukai ini: